Saturday, November 14, 2015

Hijrahku...



بسم الله الر حمن الر حيم



Assalamu’alaikum wr.wb.


Hijrahku...
Dahulu aku bukanlah seorang wanita yang taat akan perintah Tuhan-nya
Dahulu aku hanyalah pecinta dunia
Dahulu aku penuh maksiat
Dahulu aku malas membaca Al-Qur’an tetapi aku rajin memegang handphone
Dahulu aku senang memakai pakaian bagus dan bermodel bak artis Korea
Dahulu aku begitu memuja paras cantik dan tampan artis Korea
Dahulu aku begitu menggilai Kpop sampai lupa waktu
Dahulu tahajjud dan dhuha sering kutinggalkan
Dahulu shalat sunnah rawatib tak pernah kulakukan
Dahulu ku tak pernah mendatangi majelis ilmu
Dahulu ku ingin memiliki seorang pacar seperti teman-temanku
Dahulu ku ingin punya teman yang selalu mengajakku jalan-jalan ke tempat tongkrongan yang populer di jaman itu
Tapi...
Itu semua DULU!
Hari itu ada sesuatu yang mengguncang hatiku.
Apakah itu? Guncangan apakah yang terjadi?
Hmm… itu hanyalah guncangan biasa.
Waktu itu aku berpikir…
Mengapa hidupku hanya begini saja?
Tak ada yang istimewa.
Prestasi dapat ku raih.
Materi mudah ku dapat.
Kesenangan selalu hadir dihidupku.
Tapi ada satu yang belum ku dapatkan dalam hidupku.
Itu adalah…
Nikmat KEIMANAN!
Jujur saja pertama kali ku lihat sebuah akun dakwah bernama @duniajilbab di twitter hatiku terasa terunggah
Ku baca seluruh tweet yang di post. Begitu menyentuh hati!
Hingga pada akhirnya ku berkata pada diriku walaupun tak dilisankan. Bahwa aku harus berubah menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pribadi yang dicintai oleh Allah SWT., menjadi pribadi yang memegang teguh Al-Qur’an dan As-Sunnah yang diwasiatkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Akhirnya aku memutuskan untuk mengenakan hijab. Walaupun belum syari’ ku coba agar istiqamah dan menjadi lebih baik lagi.
Saat itu aku sering mem-follow akun-akun dakwah di media social. Semakin tergerak hatiku hingga akhirnya ku putuskan tuk menggunakan hijab syari’.
Pertama kalinya ku gunakan hijab hanya ku gunakan di luar rumah sementara seperti belanja ke warung atau jajan aku belum menggunakan hijab. Dan hijabku pun belum sempurna.
Lama kelamaan tergerak hatiku untuk menggunakan salah satu aksesoris yang mungkin masih sering dilupakan oleh para wanita yaitu KAOS KAKI, karena kebetulan ada satu tetanggaku dia mengenakan hijab dengan begitu sempurna dari ujung kepala sampai ujung kaki. Aku begitu malu sekaligus iri dengannya bisa dengan mudah berubah menjadi seperti itu.
Dan aku pun berdoa dan meminta kepada Allah SWT. Agar dimudahkan jalanku untuk berubah menjadi wanita muslimah yang sholehah yang selalu mentaati perintahnya dan menjauhi larangannya sekaligus aku selalu meminta Allah agar dipertemukan, dipertemankan dan dipersahabatkan dengan teman yang sholehah yang selalu mengingatkan dan menasihati jikalau aku futur sekaligus mengajak ku untuk berbuat baik, berdakwah ke sesama dan berusaha untuk menggapai jannahNya.
Sering sekali ku bermunajat dengan Allah SWT. Agar aku bisa berubah menajadi lebih baik.
Dan suatu waktu semua doaku yang mungkin selama ini ku pertanyakan karena belum muncul tanda-tanda doa tersebut akan dikabulkan akhirnya TERKABULKAN.
Aku begitu merasakan manisnya IMAN, indahnya mengenakan hijab syari’ dan senangnya memiliki teman-teman yang selama ini selalu mengingatkanku dan mengajakku dalam kebaikan.
Begitu pula dengan situasi dan kondisi yang mendukung. Sungguh nikmatnya…
Dan mulai hari itu, hari ini, esok dan untuk selamanya aku berusaha untuk meng-upgrade diriku ini agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Kesimpulan :
  • Dari tulisan yang aku tulis di atas dapat ku simpulkan bahwa hidayah BUKAN ditunggu tapi DIJEMPUT. Karena Allah akan merubah hambaNYa jika hambaNYa mau berusaha untuk berubah.
  •  Mulailah berubah dari sekarang jangan nanti. Siapa yang tahu kalo besok atau nanti umur kita masih ada. 
  • Jangan malu untuk berubah walaupun lingkungan kalian belum mendukung. It’s okay ukh! Insha Allah semakin kita sering berusaha sekaligus berdoa meminta kepada Allah pasti akan Allah kabulkan. 
  • Kalau banyak komentar negative orang lain tentang kamu yang sedang berubah diemin aja. Toh yang taat kan kamu. Diem disini bukan berarti kamu diem dan ngga ngasih tahu alesan kamu kenapa kamu berhijab atau apa yaa. Kamu tetap harus kasih tahu mereka biar mereka paham eh terus ikutan deh. Nambah kan pahalanya? Hihi.
Doaku untuk semua pembaca artikel ini dan semua manusia di muka bumi ini. Semoga Allah selalu merahmati kalian dengan keberkahan, semoga Allah mengizinkan kalian agar dapat mengecap manisnya keimanan, semoga Allah selalu melindungi dan menjaga kalian dimana pun kalian berada. Aamiin…
Sekian dan terima kasih…
Kurang lebihnya mohon maaf.
Insha Allah bakal share lagi tentang penghijrahan karena masih banyak hehe..
Wassalamu’alaikum wr.wb.

Note :
Terima kasih kepada saudaraku seperjuangan. Makasih banget. Kalian adalah sebuah doa yang Allah kabulkan hehe. Semoga kita bisa saling menguatkan satu sama lain ya. Jangan lupa yaa share ilmunya ke aku karena aku ini masih fakir ilmu dan aku masih new comer dibidang ini hehe. Semoga Allah selalu melindungi dan menjaga kalian sampai akhir hayat kalian. #KitaAdalahSaudara

No comments:

Post a Comment