Wednesday, September 14, 2016

🏃Hijrah, Menebarkan Kebahagiaan🌞

Sahabat mana yang tidak bahagia mendengar sahabatnya ingin berubah untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Sahabat mana yang tak haru melihat sahabatnya memiliki niat mulia tersebut.
Sahabat mana yang tak semangat untuk membantu sahabatnya berjuang, bersama-sama untuk menjadi golongan hambaNya yang diridhoi oleh Allah

Walaupun bukan sahabat pastilah seseorang akan senang melihat orang lain memiliki niat mulia untuk berubah menjadi lebih baik.. apalagi sahabat. You know what I mean😆

Niatmu sudah bernilai pahala dimata Allah
Walaupun sulit aku yakin kamu pasti bisa
Yakin? Yakin banget
Saat ini kamu sedang berada dilorong gelap tetapi kamu sudah menemukan silau cahaya diujung sana
Jangan putus asa
Jangan menyerah
Sebentar lagi kamu pasti bisa mencapainya
Memang tidak mudah dan pasti banyak rintangan yang akan/sedang kamu lalui
Dan semua pun memahami itu
Tapi yakinlah setelah semua ini berlalu kau akan merasakan manisnya perjuangan
Perjuangan untuk keluar dari lorong gelap yang selama ini telah menipu kita
Perbanyaklah doa sahabat
Kita tidak tahu doa yang mana dan doa yang seperti apa yang akan diijabah
Semuanya butuh proses dan tidak instan
Sahabatmu ini akan selalu mendukung niat baikmu
Semoga kita bisa sama-sama belajar
Sama-sama mengingatkan dan semakin mengeratkan ukhuwah kita
Dan bersama selamanya sampai kita tiba dijannahNya nanti
Aamiin Yaa rabb.

Teruntuk aku, kamu, dan semua sahabat yang ada didunia ini.
============================
Follow my socmed to know more about me and you can share your knowledge to me😊
Instagram : @w.lndyh_
Twitter : @wlndyh_
Facebook : Diah Puspita Wulan
Line : diahpuspitawulan
☆☆☆☆☆☆☆☆
Written by my self.

🔰Pelindung dan Penolong Terbaik🔰

Cukup dengan tanpa kata.
Ia mengungkapkan segala kesakitan itu.
Cukup dengan terlihat tanpa rasa.
Ia menutupi rasa sakit itu.
Tak peduli cemooh dan ejek orang.
Yang tidak pernah mengerti.
Tetapi mengaku pengertian.
Segala yang terlihat punya alasan.
Entah alasan apa.
Sakit saja atau terlalu sakit.
Akibatnya tak mampu ia ciptakan dimensi kebahagiaan.

Cukup dengan tawa.
Ia ungkapkan segala kesakitan itu.
Cukup dengan senyum.
Ia menutupi rasa sakit itu.
Tak peduli apakah ada yang peduli.
Karena memang tak ada yang peduli.
Segala yang terlihat punya alasan.
Entah alasan apa.
Sakit saja atau terlalu sakit.
Akibatnya tak mampu ia ciptakan yang nyata.

Mereka hanya bisa percaya.
Kepada Yang Maha Mengetahui.
Yang mengetahui apa yang ada di dalam diri mereka.
Sehingga tak perlu ada yang tau selain Dia.
Cukup Dia sebagai penghilang rasa sakit dan sedih.
Karena segala rasa ini hanyalah milikNya.

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
"Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami, dan Dia sebaik-baik pelindung."

===============================

Follow my socmed to know more about me and share your knowledge to me.
Instagram : @w.lndyh_
Twitter : @wlndyh_
Facebook : Diah Puspita Wulan
Line : diahpuspitawulan