Wednesday, June 6, 2018

FluentU as an E-Learning for English Language Learning

I
ntroduction. Nowadays, everyone can not get away from gadgets. Whether it's adults, teenagers or even already poisoned among young children who basically have not known in advance what the actual use of technology in everyday life is. But it is also undeniable that technology now helps a lot of cognitive development of children. Especially in the field of English. Here, we will introduce you an application that can help children especially ESL or EFL in learning English.

W
hat ? FluentU takes real-world videos—like music videos, commercials, news, cartoons and inspiring talks—and turns them into English learning experiences. Unlike traditional apps, FluentU uses a natural approach that helps you ease your students into English language and culture over time. They’ll learn English as it’s spoken in real life.

H
ow does this work?  FluentU has a huge collection of authentic English videos that people in the English-speaking world actually watch on the regular. Students get extremely excited when they see their favorite videos pop up in their English classroom. . On FluentU, all the videos are sorted by skill level and come with built-in language lessons. The videos are also carefully annotated for students. Words come with example sentences and definitions. Students will be able to add them to their own vocabulary lists, and even see how the words are used in other videos. FluentU brings authentic content within reachby providing interactive captions and in-context definitions on-screen. Plus, these great videos are all accompanied by interactive features and active learning tools for students, like multimedia flashcards and fun games like “fill in the blank.” It’s perfect for in-class activities, group projects and solo homework assignments. Not to mention, it’s guaranteed to get your students excited about English! FluentU is highly recommended for teachers who have a lot of audio-visual learners or want to teach English with fun content.

W
hy ? Helps Keep Students Engaged. Technology is always an exciting addition to any classroom. Students typically love working with technology and prefer it over reading and writing in a traditional way. Adds a New Dimension to Learning. Using apps in the classroom adds a whole new dimension to students’ learning. It’s not news that repetition and review are essential to the success of learning a language. Apps reinforce the material and allow students to experience English in yet another form. Easily Accessible. With the easy accessibility of apps, they can be used both inside and outside of the classroom.  Apps are so easy to use for both students and teachers, and require absolutely no preparation time!

C
onclusion. The best applications that can help the process of learning English in the classroom will not be useful if there is no teacher as a facilitator. As teachers we must also know how to face present, otherwise we will be far behind our students. Open your mind so you will see the world only on your smartphone. You can do anything, but one important thing is how you take advantage for it? So let’s see this link to know more about FluentU !


You can check this video to know more about FluentU

Wednesday, September 14, 2016

🏃Hijrah, Menebarkan Kebahagiaan🌞

Sahabat mana yang tidak bahagia mendengar sahabatnya ingin berubah untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Sahabat mana yang tak haru melihat sahabatnya memiliki niat mulia tersebut.
Sahabat mana yang tak semangat untuk membantu sahabatnya berjuang, bersama-sama untuk menjadi golongan hambaNya yang diridhoi oleh Allah

Walaupun bukan sahabat pastilah seseorang akan senang melihat orang lain memiliki niat mulia untuk berubah menjadi lebih baik.. apalagi sahabat. You know what I mean😆

Niatmu sudah bernilai pahala dimata Allah
Walaupun sulit aku yakin kamu pasti bisa
Yakin? Yakin banget
Saat ini kamu sedang berada dilorong gelap tetapi kamu sudah menemukan silau cahaya diujung sana
Jangan putus asa
Jangan menyerah
Sebentar lagi kamu pasti bisa mencapainya
Memang tidak mudah dan pasti banyak rintangan yang akan/sedang kamu lalui
Dan semua pun memahami itu
Tapi yakinlah setelah semua ini berlalu kau akan merasakan manisnya perjuangan
Perjuangan untuk keluar dari lorong gelap yang selama ini telah menipu kita
Perbanyaklah doa sahabat
Kita tidak tahu doa yang mana dan doa yang seperti apa yang akan diijabah
Semuanya butuh proses dan tidak instan
Sahabatmu ini akan selalu mendukung niat baikmu
Semoga kita bisa sama-sama belajar
Sama-sama mengingatkan dan semakin mengeratkan ukhuwah kita
Dan bersama selamanya sampai kita tiba dijannahNya nanti
Aamiin Yaa rabb.

Teruntuk aku, kamu, dan semua sahabat yang ada didunia ini.
============================
Follow my socmed to know more about me and you can share your knowledge to me😊
Instagram : @w.lndyh_
Twitter : @wlndyh_
Facebook : Diah Puspita Wulan
Line : diahpuspitawulan
☆☆☆☆☆☆☆☆
Written by my self.

🔰Pelindung dan Penolong Terbaik🔰

Cukup dengan tanpa kata.
Ia mengungkapkan segala kesakitan itu.
Cukup dengan terlihat tanpa rasa.
Ia menutupi rasa sakit itu.
Tak peduli cemooh dan ejek orang.
Yang tidak pernah mengerti.
Tetapi mengaku pengertian.
Segala yang terlihat punya alasan.
Entah alasan apa.
Sakit saja atau terlalu sakit.
Akibatnya tak mampu ia ciptakan dimensi kebahagiaan.

Cukup dengan tawa.
Ia ungkapkan segala kesakitan itu.
Cukup dengan senyum.
Ia menutupi rasa sakit itu.
Tak peduli apakah ada yang peduli.
Karena memang tak ada yang peduli.
Segala yang terlihat punya alasan.
Entah alasan apa.
Sakit saja atau terlalu sakit.
Akibatnya tak mampu ia ciptakan yang nyata.

Mereka hanya bisa percaya.
Kepada Yang Maha Mengetahui.
Yang mengetahui apa yang ada di dalam diri mereka.
Sehingga tak perlu ada yang tau selain Dia.
Cukup Dia sebagai penghilang rasa sakit dan sedih.
Karena segala rasa ini hanyalah milikNya.

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
"Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami, dan Dia sebaik-baik pelindung."

===============================

Follow my socmed to know more about me and share your knowledge to me.
Instagram : @w.lndyh_
Twitter : @wlndyh_
Facebook : Diah Puspita Wulan
Line : diahpuspitawulan

Thursday, November 26, 2015

Peran Pemuda Islam


بسم الله الر حمن الر حيم
Assalamu’alaikum wr wb
Apa kabar semua? Semoga semuanya dalam lindungan Allah yaa. Berhubung aku ikut kelas public speaking online yang harus menyiapkan materi setiap harinya. Jadi, hari ini aku kan share salah satu matei yang sempat aku bawakan hehe (caelah bawakan-_-)
Temanya adalah Peran Pemuda Islam, dan... aku nda tahu apa judul materi yang aku buat^^ Cekidot!
Kalo kita bicara tentang Pemuda. Apa sih yang ada dibayangan kita? Ya yang terbayang adalah adanya semangat yang berapi2, kekuatan, dan harapan yang  besar. Pemuda adalah sosok yang suka berkreasi, idealis, dan memiliki keberanian serta menjadi inspirator dengan gagasan dan tuntutannya.
Secara fitrah, masa muda adalah masa yang paling optimal untuk berfikir dengan kematangan jasmani, perasaan dan akalnya, jd sangat wajar jika pemuda memiliki potensi yang besar dibandingkan dengan kelompok lainnya. Semangat mereka bagaikan bom waktu yang siap meledak pada saat yang telah ditentukan, sehingga tidak heran pemuda adalah harapan masa depan, semua bergantung di pundak mereka, ibarat kapal merekalah yang memegang kemudi, mereka yang menentukan hendak kemana kapal akan berlabuh.
Pemuda adalah agent of change (agen perubahan) karena mereka adalah penggerak kemajuan dan peradaban. Perubahan dunia berada di tangan mereka, mereka selalu berada di garis depan menuju kemajuan dan mengekspresikan kepentingan banyak orang. Banyak perubahan yang terjadi berkat cengkraman kuat tangan-tangan para pemuda. Negara-negara yang maju adalah negara yang bisa memaksimalkan pemudanya dengan baik.
Tengoklah sejarah bahwa dari tangan-tangan pemuda lah perubahan terjadi . Para pemuda lah yang berani menumbangkan rezim diktator, para pemuda lah yang telah mengganti  orde lama menjadi orde baru hingga pada saat ini kita berada di era reformasi, terlepas dari ideologi yang diemban oleh mereka semua, namun kita mengakui bahwa pemuda adalah agent of change. Dalam sejarah dakwah Islam, pemuda memegang peranan yang sangat penting.
Belajar dari sejarah perkembangan Islam bahwa spirit ketauhidan muncul dari dalam jiwa jiwa pemuda yang memiliki niat yang bersih, tulus untuk menegakkan kalimat tauhid, sebut saja Zaid bin Tsabit, Arqom bin Abi Arqom, dan Bilal bin Rabah, mereka adalah pemuda-pemuda tangguh yang siap mengorbankan apa saja demi agama meski nyawa taruhannya, begitulah mahasiswa didikan Rasulullah saw meski mereka tidak memiliki Universitas yang mewah.
Dalam Al-Quran juga terdapat banyak kisah keberanian pemuda. Adapun beberapa sosok pemuda pada masa  Rasulullah Saw diantaranya adalah Ali bin Abi Thalib yang ketika itu  berumur 8 tahun, memiliki kecerdasan dan kepiawaian dalam strategi berperang serta menjadi khalifah pada usia muda, Abdullah bin Mas’ud (14) yang kelak menjadi salah satu ahli tafsir terkemuka, Saad bin Abi Waqqash (17) yang kelak menjadi panglima perang yang menundukkan Persia, Jafar bin Abi Thalib (18), Zaid bin Haritsah (20), Utsman bin Affan (20), Mush’ab bin Umair (24), Umar bin Khatab (26), Abu Ubaidah Ibnul Jarah (27), dan pada masa setelahnya yang kita mengenal Muhammad Al-Fatih (24) telah menaklukan konstantinopel.
Saat ini ada sebuah pertanyaan yang selalu menunggu untuk dicari jawabannya adalah dimanakah para pemuda muslim itu sekarang? Dimanakah mereka bersembunyi? Apakah mereka bersembunyi seperti yang dilakukan Ashabul Kahfi? Sayang sekali mereka tidak lagi seperti pelangi yang selalu memberikan warna warni yang indah dalam kehidupan, mereka kini hilang ditelan zaman.
Kini, sosok pemuda idealis sudah terkikis oleh kerasnya sistem kapitalis. Pemuda khususnya Mahasiswa yang sejak lama menyandang gelar kaum intelektual pun pada kenyataannya saat ini telah dininabobokan oleh sistem. Saat ini , Para pemuda telah dihadapkan pada tantangan globalisasi dalam ranah kesekuleran sehingga lahirlah generasi muda yang apatis, pragmatis, dan alergis. Apatis terhadap permasalahan umat yang merupakan efek dari sistem sekuler yang menawarkan semangat nasionalisme , Pragmatis dalam mengambil keputusan dan berfikir sehingga kecerdasan dan pemikiran cemerlang tak kan kita dapati pada hal ini, terakhir adalah alergi kepada aturan yang syar’i sehingga menghasilkan generasi yang rusak secara pemikiran dan tingkah laku. Generasi muslim telah mengalami problematika secara struktural dan mendasar sehingga berdampak kepada permasalahan cabang yang saat ini mereka hadapi. Sistem sekuler telah menghipnotis para generasi muda tanpa terkecuali generasi terbaik yakni islam.
Gaya hidup, pakaian, bahasa, jauh dari norma, seolah semua keinginan mereka harus dilampiaskan dengan tawuran, hidup hedonis, foya-foya dan sedikit tidak beradab. Hidup bagaimanakah sebenarnya yang mereka cari?
Islam begitu mengambil perhatian yang besar terhadap pemuda, Rasulullah saw bersabda: "Ada tujuh golongan manusia yang akan dinaungi oleh Allah dalam naungan (Arsy-Nya) pada hari yang tidak ada naungan (sama sekali) kecuali naungan-Nya: …Dan seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadah (ketaatan) kepada Allah."
Islam tidak membiarkan pemuda lepas kendali tanpa arahan, meskipun memang harus diakui bahwa hidup di zaman modern dan serba canggih ini tidaklah mudah, banyak sekali godaan bagi pemuda untuk memperturutkan hawa nafsunya, dengan segala fasilitas yang mudah dan instant membuat para pemuda islam terlena, tidak menyadari bahwa musuh-musuh Islam sedang mengintai mereka, melihat kelengahan mereka dan suatu saat bisa menerkam dan memenjarakan mereka dalam api penyesalan seumur hidupnya. Pemuda adalah asset paling berharga bagi setiap Negara terutama agama, mereka harus bisa memilih dan menentukan nasib mereka, karena jika pemuda itu baik, maka akan baiklah Negara dan juga agama.
Islam selalu membimbing para pemudanya untuk kreatif, aktif dan optimis, sebuah pepatah islam mengatakan: "Bukanlah pemuda jika ia mengatakan inilah ayahku…akan tetapi pemuda adalah yang mengatakan inilah aku inilah diriku."
Kemandirian yang selalu diharapkan dari seorang pemuda, tidak hanya pandai menggunakan fasilitas yang sudah tersedia, namun seharusnya pandai menciptakan peluang dan kesempatan menjadi sebongkah berlian. Pada dasarnya kita merindukan pemuda yang penuh dedikasi untuk orang tuanya, agama, bangsa yang semakin terpuruk ini, bukan pemuda tawuran yang hanya menguras fikiran dan tenaga yang berujung pada hancurnya sebuah Negara.
Pemuda Islam harus memiliki karisma dan pesona di mata dunia.
Pemuda itu :
 1. Tidak boleh membuang waktu hanya untuk hal yang sia sia
Waktu luang bisa membinasakan pikiran, akal dan potensi fisik manusia, karena manusia dituntut untuk beraktifitas dan berbuat. Rasulullah saw bersabda: "Ada dua nikmat yang manusia sering melalaikannya yaitu nikmat kesehatan dan waktu luang."
2. Memilih teman yang baik
Kita tidak akan bisa menjauhi lingkungan karena sebagian besar kehidupan dihabiskan bersama lingkungan, dan lingkungan juga yang mempengaruhi pola fikir, tindakan dan tingkah laku kita, akan tetapi Allah swt memberikan kita akal untuk berfikir mana yang terbaik buat hidup kita, maka sebijaksana mungkin dalam memilih teman. Rasulullah saw bersabda: "Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan peniup al-kiir (tempat menempa besi), penjual minyak wangi akan menebarkan aroma yang wangi meskipun engkau hanya terkena imbasnya, dan sebaliknya peniup al-kiir (tempat menempa besi) bisa jadi (apinya) akan membakar pakaianmu atau setidaknya kamu akan mencium aroma yang tidak sedap darinya."


3. Memilih sumber bacaan yang baik dan bermanfaat
Bacalah al-Qur’an sebagai penyembuh dan penentram jiwa, mengkonsumsi buku buku yang baik akan menambah khazanah keilmuan para pemuda islam, sehingga membuka wawasan untuk meluaskan ekspansi kekuasaan dalam urusan dunia maupun akhirat. Pemuda islam tidak boleh kalah dengan informasi terkini tentang ilmu pengetahuan, karena Islam tidak pernah membatasi ilmu itu didapat dari mana dan siapa saja, asal tujuannya untuk kemaslahatan ummat, sebagaimana ulama-ulama intelektual islam mengembangkan ilmu mereka dengan membaca dan membaca, sehingga lahirlah kreatifitas mandiri yang salih yang bermanfaat sampai ke akhir zaman.
Akhirnya sebagai harapan kepada pemuda islam bahwa mereka bukanlah individu yang cepat menyerah dan pasrah dengan keadaan, akan tetapi mereka adalah pemuda yang teguh pendirian, memiliki agenda penuh dengan kemajuan yang tak terbatas dengan kreasi kreasi unik untuk memajukan agama, bangsa dan tanah air. Karena kita tidak ingin menyesal nanti di hari tua dan di akhirat ketika Allah bertanya sebagaimana Rasulullah saw bersabda: "Tidak akan bergesar kaki seorang hamba dari sisi Allah pada hari kiamat nanti sehinggalah dimintai pertanggungjawabannya tentang lima perkara: tentang umurnya untuk apa dihabiskannya, masa mudanya digunakan untuk apa, hartanya dari mana diperoleh dan ke mana dibelanjakan, serta bagaimana dia mengamalkan ilmunya." Wallahu a’lam bish shawab.
Wassalamu'alaikum wr. wb.

References :
1.      http://www.kompasiana.com/hannakataalzahra/peranan-pemuda-islam-hadapi-tantangan-global_552cad036ea8345a428b460d. Peran Pemuda Islam Hadapi Tantangan Global. Wed, November 25 2015 at 5:34 PM
2.      https://www.facebook.com/permalink.php?id=568438796502534&story_fbid=576968472316233. Peran Pemuda Muslim di Zaman Modern. Wed, November 25 2015 at 5:34 PM

Saturday, November 14, 2015

Hijrahku...



بسم الله الر حمن الر حيم



Assalamu’alaikum wr.wb.


Hijrahku...
Dahulu aku bukanlah seorang wanita yang taat akan perintah Tuhan-nya
Dahulu aku hanyalah pecinta dunia
Dahulu aku penuh maksiat
Dahulu aku malas membaca Al-Qur’an tetapi aku rajin memegang handphone
Dahulu aku senang memakai pakaian bagus dan bermodel bak artis Korea
Dahulu aku begitu memuja paras cantik dan tampan artis Korea
Dahulu aku begitu menggilai Kpop sampai lupa waktu
Dahulu tahajjud dan dhuha sering kutinggalkan
Dahulu shalat sunnah rawatib tak pernah kulakukan
Dahulu ku tak pernah mendatangi majelis ilmu
Dahulu ku ingin memiliki seorang pacar seperti teman-temanku
Dahulu ku ingin punya teman yang selalu mengajakku jalan-jalan ke tempat tongkrongan yang populer di jaman itu
Tapi...
Itu semua DULU!
Hari itu ada sesuatu yang mengguncang hatiku.
Apakah itu? Guncangan apakah yang terjadi?
Hmm… itu hanyalah guncangan biasa.
Waktu itu aku berpikir…
Mengapa hidupku hanya begini saja?
Tak ada yang istimewa.
Prestasi dapat ku raih.
Materi mudah ku dapat.
Kesenangan selalu hadir dihidupku.
Tapi ada satu yang belum ku dapatkan dalam hidupku.
Itu adalah…
Nikmat KEIMANAN!
Jujur saja pertama kali ku lihat sebuah akun dakwah bernama @duniajilbab di twitter hatiku terasa terunggah
Ku baca seluruh tweet yang di post. Begitu menyentuh hati!
Hingga pada akhirnya ku berkata pada diriku walaupun tak dilisankan. Bahwa aku harus berubah menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pribadi yang dicintai oleh Allah SWT., menjadi pribadi yang memegang teguh Al-Qur’an dan As-Sunnah yang diwasiatkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Akhirnya aku memutuskan untuk mengenakan hijab. Walaupun belum syari’ ku coba agar istiqamah dan menjadi lebih baik lagi.
Saat itu aku sering mem-follow akun-akun dakwah di media social. Semakin tergerak hatiku hingga akhirnya ku putuskan tuk menggunakan hijab syari’.
Pertama kalinya ku gunakan hijab hanya ku gunakan di luar rumah sementara seperti belanja ke warung atau jajan aku belum menggunakan hijab. Dan hijabku pun belum sempurna.
Lama kelamaan tergerak hatiku untuk menggunakan salah satu aksesoris yang mungkin masih sering dilupakan oleh para wanita yaitu KAOS KAKI, karena kebetulan ada satu tetanggaku dia mengenakan hijab dengan begitu sempurna dari ujung kepala sampai ujung kaki. Aku begitu malu sekaligus iri dengannya bisa dengan mudah berubah menjadi seperti itu.
Dan aku pun berdoa dan meminta kepada Allah SWT. Agar dimudahkan jalanku untuk berubah menjadi wanita muslimah yang sholehah yang selalu mentaati perintahnya dan menjauhi larangannya sekaligus aku selalu meminta Allah agar dipertemukan, dipertemankan dan dipersahabatkan dengan teman yang sholehah yang selalu mengingatkan dan menasihati jikalau aku futur sekaligus mengajak ku untuk berbuat baik, berdakwah ke sesama dan berusaha untuk menggapai jannahNya.
Sering sekali ku bermunajat dengan Allah SWT. Agar aku bisa berubah menajadi lebih baik.
Dan suatu waktu semua doaku yang mungkin selama ini ku pertanyakan karena belum muncul tanda-tanda doa tersebut akan dikabulkan akhirnya TERKABULKAN.
Aku begitu merasakan manisnya IMAN, indahnya mengenakan hijab syari’ dan senangnya memiliki teman-teman yang selama ini selalu mengingatkanku dan mengajakku dalam kebaikan.
Begitu pula dengan situasi dan kondisi yang mendukung. Sungguh nikmatnya…
Dan mulai hari itu, hari ini, esok dan untuk selamanya aku berusaha untuk meng-upgrade diriku ini agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Kesimpulan :
  • Dari tulisan yang aku tulis di atas dapat ku simpulkan bahwa hidayah BUKAN ditunggu tapi DIJEMPUT. Karena Allah akan merubah hambaNYa jika hambaNYa mau berusaha untuk berubah.
  •  Mulailah berubah dari sekarang jangan nanti. Siapa yang tahu kalo besok atau nanti umur kita masih ada. 
  • Jangan malu untuk berubah walaupun lingkungan kalian belum mendukung. It’s okay ukh! Insha Allah semakin kita sering berusaha sekaligus berdoa meminta kepada Allah pasti akan Allah kabulkan. 
  • Kalau banyak komentar negative orang lain tentang kamu yang sedang berubah diemin aja. Toh yang taat kan kamu. Diem disini bukan berarti kamu diem dan ngga ngasih tahu alesan kamu kenapa kamu berhijab atau apa yaa. Kamu tetap harus kasih tahu mereka biar mereka paham eh terus ikutan deh. Nambah kan pahalanya? Hihi.
Doaku untuk semua pembaca artikel ini dan semua manusia di muka bumi ini. Semoga Allah selalu merahmati kalian dengan keberkahan, semoga Allah mengizinkan kalian agar dapat mengecap manisnya keimanan, semoga Allah selalu melindungi dan menjaga kalian dimana pun kalian berada. Aamiin…
Sekian dan terima kasih…
Kurang lebihnya mohon maaf.
Insha Allah bakal share lagi tentang penghijrahan karena masih banyak hehe..
Wassalamu’alaikum wr.wb.

Note :
Terima kasih kepada saudaraku seperjuangan. Makasih banget. Kalian adalah sebuah doa yang Allah kabulkan hehe. Semoga kita bisa saling menguatkan satu sama lain ya. Jangan lupa yaa share ilmunya ke aku karena aku ini masih fakir ilmu dan aku masih new comer dibidang ini hehe. Semoga Allah selalu melindungi dan menjaga kalian sampai akhir hayat kalian. #KitaAdalahSaudara

Wednesday, November 11, 2015

Learning A Second Language



بسم الله الر حمن الر حيم
Assalamu’alaikum wr. wb. Hello guys! How are you today? I hope you all fine. Okay, first I want to introduce my self. My name is Diah Puspita Wulan but you can call me Wulan or “Pew”. I’m studying in Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta, I’m part of  Department English of  Education in Faculty of Tarbiya and Teaching Sciences.
Today I will tell you about “How to learn a new language?” and also we can say that a second language. I hope this text can help you to learn a new language. Not just English, you can apply it in other language. Enjoy it!
Learning A Second Language
Some people learn a second language easily. Other people have trouble learning a new language. How can you help yourself learn a new language, such as English? There are several ways to make learning English little easier and more interesting.
The first step is...
Feel positive about learning English. If you believe that you can learn, you will learn. Be patient! You don’t have to understand everything all at once. It is natural to make mistakes when you learn something new. We can learn from our mistakes. In other words, don’t worry about taking risks.
The second step is...
Practice your English. For example, write in a journal, or diary, ever yday. You will get used to writting in English, and you will feel comfortable expressing your ideas in English. After several weeks, you will see that your writting is impoving. In addition, you must speak English every day. You can practice with your classmate outside class. You will make all mistakes, but gradually you will become comfortable communicating in English.
The third step is...
Keep a record of your language learning. You can write this in your journal. After each class, think about what you did. Did you answer a question correctly? Did you understand something the teacher explained? Perhaps the lesson was difficult, but you tried to understand it. Write these accomplishments in your journal.
You must be positive about learning English and believe that you can do it. It is important to practice every day and make a record of your achievements. You will enjoy learning English, and you will feel more confidence in yourself.

By Ms. Nida Husna M.Pd.
الحمد الله رب العلمين